Monthly Archives: June 2013

Satria FU new, sudah nangkring di dealer Blitar

Kemarin waktunya service si Juki putih di Kota Blitar sono, karena memang waaktunya service rutin bulanan. Akhirnya datang ke BERES di desa Kanigoro-Blitar(yang memang deket dengan rumah PB).

Si Juki lagi diMeja Operasi… hehehe 😀

Pas nunggu si Juki di raba-raba oleh mekanik, PB iseng-iseng masuk keShowRoom buat lihat- lihat suasana. Ternyata ada si FU yang New loh 😀 !! Walau di bilang Blitar adalah kota pinggiran/kota kecil, namun ternyata tidak ketinggalan dalam Update produknya. Terbilang sudah 2 hari nangkring di ShowRoom ini, waktu PB nanya ke mbak SPG.

Itu sudah terpampang di paling depan 😆

Setelah PB tanya jawab sama mbak SPG, ternyata motor ini di Blitar di banderol Rp.20.200.000,-. Pas PB tanya, Satria FU new ini hanya boleh di beli dengan cara cash saja (karena tergolong baru). Tapi nantinya juga di jual secara kredit, tapi mbaknya bilang nanti loh. Hehehe… :mrgreen:

Itulah hasil jalan-jalan seharian PB kemarin di Blitar, adakah kawan mungkin yang berminat? Silahkan segera siapkan uangmun, hehehe 😀

Hayooo, pilih mana??

Sebentar lagi kan sudah memasuki Bulan Suci Ramadhan, tentunya  juga menjelang Lebaran 1434H. Dimana mayoritas penduduk negara Indonesia kan Islam, sudah pasti banyak yang merayakannya. Dari berbagai kalangan tentunya selalu mengagung-agungkan hari raya Idul Fitri setiap tahunya. Terutama suasana perkotaan yang sangat kental dengan tradisi mudiknya, dimana akan menemui sanak family untuk silahturohmi saling salam-salam’an dan maaf-maaf’an di desa asal.

Moment lebaran ini sangat wah sekali untuk Negara Indonesia raya tercinta, mulai dari bahan pokok pasti naik (apalagi BBM sudah naik duluan). Kalau yang banyak discount’an hanya ada di mall-mall saja, padahal harganya gak berubah loh 😀 . Nah PB terbesit ada pertanya’an untuk kawan semua, soalnya moment lebaran itu sangat istimewa kawan!! Andaikan saja punya tabungan katakanlah 60jt’an, dan memang sudah ada rencana mau di pakai untuk lebaran ini.

Harga Mobil 2nd kisaran 50jt’an, dg segala kapasitasnya..

Apa yang akan kawan tebus diantara 2 barang konsumtif ini, mobil 2nd dengan harga kisaran 50jt’an? Dengan kemampuan mengangkut barang dan manusia yang lebih banyak. So kalau sampai di desa bisa ajak semua keluarga jalan-jalan dengan mobil. Sehingga memudahkan operasional, kabeh iso katut(semua bisa ikut. red). Tapi ingat, ini barang 2nd!! Pastinya ada sesuatu yang perlu perawatan, apalagi mobil. Tentunya butuh budged besar#IMHO.

Moge New kisaran 50jt’an (tahun baru-baru)

Ataukah memilih MOGE yang notabene sama-sama kisaran 50jt’an, dengan keluaran masih baru(bahkan NEW). Dengan hanya berkapasitas 2 orang saja(idealnya), dan ketika hujan turun bisa dibilang masih sempat basah(“Iseh kudanan”orang jawa bilang). Namun karena barang masih terhitung baru, tentunya minim sekali perawatan. Paling cuma ganti olie+Tune-Up saja ±Rp.150.000,-an(tanpa ganti part).

* Dengan catatan, sama-sama belum memiliki keduanya lohh. Belum punya Moge, dan juga belum punya mobil (bukan barang lainnya). Yang dipunya hanya tabungan 60jt (seumpama loch). hehehe, monggo kawan tinggalkan opini pribadinya. Terimakasih 😀

Kenapa Surabaya harus selalu tertinggal ??

Surabaya merupaka kota Ibukota propinsi Jawa Timur, dan sering mendapat julukan kota terbesar nomor 2 setelah Jakarta Raya. Dengan predikat seperti itu, harusnya segala sesuatunya tidak boleh lelet soal update barang otomotif maupun elektronik serta lainnya. Namun kenyataan telah berkata lain, dan PB sebagai penghuni kota Surabaya yang HOT ini selalu menerima apa adanya.

Contohnya saja, beberapa hari yang lalu PB mau mencari HP android yang yang terkenal murah namun kapasitasnya patut untuk di lirik dan dipinang#IMHO. HP ini lahir digawangi oleh Smartfren dengan bundling Hisense, dengan menamai Andromax-C . Smartphone dengan banderol hanya Rp.649.000,-(di Situs resminya), namun teryata barang tidak ada. Serta CSnya bilang, belum tahu pasti sampai kapan barang itu akan ada di kota Surabaya. Nah looo, ini Kota Surabaya kawan…please dech!!(lebay dikit).

Speknya + harga yang sangat WOW 😀

Begitu juga dengan kancah dunia otomotif, juga tidak ikut ketinggalan. Sebut saja contoh, Yamaha FORCE di daerah lain kan sudah pada launching. Kenapa juga belum ada kabar kapan akan mendarat di Kota Surabaya? Padahal kalau di daerah lain, sudah barang biasa(bukan barang baru). Surabaya termasuk kota loh, bukan daerah terpencil. Kalau daerah terpencil, mungkin masih wajar lah.

Pict From Situs Resminya http://www.yamaha-motor.co.id/force/

Contoh lagi, waktu PB mampir ke gelaran PRJ tempoe hari . Tanya-tanya soal P 200 NS yang lagi gempar dibahas saat itu, kebetulan PB sempat bertanya kepada salah satu CS/Sales di stan Kawasaki. Kapan produk ini mendarat di Kota Surabaya, jawabnya langsung “Wah, masih lama mas. Sekitar 2 bulan-3bulanan” dengan alasan barang ini memang belum ready 100%. Karena di JKT sendiri baru 1bulanan mendapatkan Unit itu, kalau begitu harap maklum.

Detail P 200 NS 😀

Nah itu contoh-contoh kecil, dan masih banyak lagi sepertinya soal barang-barang elektronik yang lain, seperti produk Camera, HP & gadged lainnya. Mungkin ada kawan yang mengerti alasanya, kenapa kok bisa begitu? Padahal bisa dibilang, Surabaya adalah kota metropolitan juga. Tapi menurut PB, sebagai penghuninya merasa kok masih sangat jauh ketinggalan begitu. Monggo opini masing-masing kawan semua… 😀

Bikers latihan bersama Team SAR Sampoerna

Kemarin tepatnya tgl.23 Juni 2013, PB mendapat ajakan (undangan kawan) yang kebetulan salah satu panitia gelaran “United Bikers” dimana acara ini terselanggara oleh sponsor Rokok U-Mild. Bertempat di Lap. KONI-SBY, gelaran yang betujuan untuk memberikan pelatihan kepada para Bikers Surabaya dan sekitarnya agar mampu memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelaka’an yang baik dan benar sesuai prosedur yang ada.

Venue acara, beserta beberapa tempat game diadakan

Selain acara inti yaitu untuk latihan bersama Team SAR Sampoerna, di venue sudah disiapkan beberapa game untuk hiburan sekaligus penyemangat para community/club dalam menyerab ilmu yang di dapat. Karena setiap club/community dalam game ini ada bagian di test secara langsung oleh panitia dalam peraga’an yang tadi telah di share oleh team SAR (semacam test ulangan). Dari 3 game yang ada (ulangan menjadi team SAR, panjat tebing, panjat tali) nilainya akan dikumpulkan, untuk menjadi team pemenang.

Panjat tebing & panjat pinang, oleh para anggota Community/Club

Dalam acara ini, ternyata para anggota community/Club sangat antusias sekali dengan pelatihan SAR, pertolongan pertama pada kecelaka’an tersebut. Terlihat beberapa diskusi, ataupun pertanya’an-pertanya’an yang dilontarkan oleh Bikers kepada anggota team SAR selaku pembimbing.  Dipoto bawah ini sangat terlihat sekali begitu seriusnya para Bikers dalam menjalani pelatihan team SAR, mungkin karena merasa Bikers adalah para orang-orang yang sangat akrab sekali dengan jalanan, dimana jalanan adalah tempat sering terjadinya kecelaka’an lalu lintas.

Para team SAR Sampoerna sedang memberikan education.

PB pikir pelatihan khusus seperti ini seharusnya tidak cuma dilatihkan kepada para Bikers saja, kalangan Blogger juga perlu deh. Karena dari kalangan Blogger Otomotif tentunya sering sekali juga bersinggunan dengan jalan raya. Tepat di akhir acara, Bpk. Tole selaku Promotor team SAR Sampoerna (baju orange dipoto atas) menyatakan bahwa Teamnya selalu siap dalam memberikan education ini kepada siapapun, tinggal mengatur jadwal saja bilangnya. Gimana, para Blogger Otomotif yang juga selaku media penggerak Safety Riding? Kapan siap latihan, bisa atur jadwal lalu konfirmasi sama Bpk. Tole. Silahkan di diskusikan, kawan!! 😀

BONUS yang Bening, monggo diDowndload 😀

Tempat Nongkrong asyik dan murmer

PB bingung mau kemana, malam minggu kok cuma diem di kamar kost saja kan gak asyik. Akhirnya buka BB yang bukan barang bukti, lihat group sana-sini. Kok pada sepi ya, akhirnya coba sentil group whatsapp Bikers, ternyata ada yang merespon. Alhasil terjadi sedikit transaksi deh, untuk nongkrong malam ini kemana enaknya.

Setelah sepakat, lalu kopdar di tikum(titik kumpul) sebentar, ±15menit. Lalu meluncurlah ke pinggiran kota Surabaya, dimana lebih tepatnya di daerah Lontar(biasa orang menyebut, Surabaya Coret). Jurusan mengarah ke kota tetangga, yaitu dekat dengan kota Gresik. Ternyata disono ada warkop (waroeng Kopi) yang biasa orang Surabaya menyebutnya GIRAS.

Menunya memang sederhana, namanya juga WarKop… 😀

Nama warkopnya adalah “Telong Ceret” yang artinya, tiga ceret/teko yang terbuat dari besi. Yang bikin asyik itu, warung ini pertama luas parkirnya dan bebas biaya parkir. Serta yang paling asyik, ada fasilitas Wi-Finya. Tentunya sangat asyik untuk nongkrong, apalagi di dukung dengan banyaknya colok’an listrik untuk mengisi daya. Jadi tak perlu bingung, ketika asyik berselancar tiba-tiba kehabisan daya batrei gadged.

Tuh, BBMan asyik dg Wi-Fi sampai melongooooo’ :mrgreen:

Walau ber-WiFi macam resto kelas mahal, namun menunya yang dijual berharga sangat cocok dengan kantong anak kost macam PB. Dengan menu Kopi, Teh hangat, dsb. berkisaran antara Rp 3.000,-an saja. Jadi sangat cocok banget nih, buat nongkrong macam kawan-kawan Blogger yang doyan OnLine. Silahkan merapat kesana, posisi ada di Jl. Lidah Kulon, Lakarsantri, Surabaya (sebelah baratnya dikit SMA Negeri 13 Surabaya) berada disebelah selatan jalan. Gampang kok, mencarinya karena berada di samping jalur utama Surabaya-Gresik via Jl.Wiyung-SBY(jalur selatan).

Jangan tersinggung soal No. Resi pengiriman

PB mau curhat sedikit nih, ada teman yang masih tersinggung ketika ditanya soal no. resi pengiriman. Ceritanya PB kan baru beli barang dia(temen PB), posisi temen PB ini ada diJKT. Semalam PB sudah transfer sebesar Rp.500.000,- untuk pembelian barang tersebut. Nah, sore ini ±pk.16.00wib PB BBM temen yang kemarin baru dibeli barangnya. Kemarin kan dia Janji, besok pagi langsung tak kirim. Okeylah kalau begitu, PB pun juga menunggu no. resinya. Namun ketika BBM malah temen PB seolah-olah tersinggung, dengan hasil chat sebagai berikut:

Nih, hasil chatnya…. (-___-“)

Nah loo kan, malah seolah-olah tersinggung. Dikiranya PB ndak percaya sama dia, ini yang kadang aneh kalau transaksi sama orang yang gak pernah JUBEL On Line. Sebenarnya begini kalau menurut  PB, soal no. resi pengiriman itu (pengalaman PB sebagai pembeli, juga pernah jadi penjual juga) pentingnya no.resi adalah sebagai berikut:

  • Pertama untuk memantau posisi barang sudah dimana, ketika bertanya operator ekspedisi. Atau dapat mengeceknya lewat WEB resminya ekspedisi.
  • Kalau diSurabaya sebut saja JNE, kantor perwakilannya buka 24jam. Jadi ketika kita tahu no resinya, bisa diambil walau hari minggu sekalipun. Karena kelama’an kalau harus nunggu jam kerja/senin dst. Dan harus menunggu sampai diantar keAlamat (Misal barang urgent)
  • Kalau penjual memang belum kenal, no. resi bisa sebagai jaminan kepada pembeli kalau si penjual tidak menipu. Memang ini kewajiban penjual juga untuk memberikan no.resi pengiriman kepada pembeli (tanpa harus ditanya, harusnya sudah langsung diSMS/BBMkan no.resi pengiriman tersebut kepada pembeli).

Menurut PB yang pernah/sering melakukan transaksi Online adalah begitu. PB nggak cuma menjadi pembeli saja, PB juga beberapa kali menjadi penjual. Bukan soal uang dibalikin atau tidak, sepertinya kita sebagai pembeli telah lebih mengharapkan barang itu yang datang (karena sudah terlanjur merogoh kocek yang tak sedikit, demi barang yang di inginkan).

Begitulah kira-kira yang PB alami dan rasakan, menurut kawan gimana? Siapa yang mau memberi tambahan pengalaman soal JUBEL macam beginian? Ayo share pengalamannya lewat komentnya ya,kawan!! Terimakasih 😀

Macam-macam jenis lensa & Fungsinya

Dari judulnya saja udah ngeri, bikin bulu kuduk merinding dah!! Woles, kawan..ini hanya artikel ringan saja kok, seputaran photography lagi. Maaf sebelumnya, kalau sudah ngomongin beginian PB nggak mau sebut merk ya. Takutnya dikira FB, hehehe…!! Padahal pada prinsipnya PB ingin membahas segala sesuatunya itu serta netral/Universal. Mungkin ini artikel tercoret, karena ada masukan IDE dari salah satu tamu Blog mini ini:

Ini sarannya, mas dimas tentang artikel ini 😀

Okelah kalau begitu, tanpa banyak celotehan. Mari kita mulai pembahasannya sebagai berikut:

LENSA FIX (Lensa Normal)

Secara bahasa gampangnya, lensa ini tidak memiliki fungsi/fasilitas Zooming. Karena lensa jenis ini memiliki sudut pandang atau pembesaran yang tetap, jadi ketika menggunakannya si FG (Fotografer) harus maju/mundur demi mengejar sudut pandang atau pembesaran yang maksimal. Biasanya FG menggunakan jenis lensa ini untuk memotret Model, Benda mati/hidup yang tidak membutuhkan bidang lebar (croping ketat) dan untuk mengejar bokeh, serta sesuai bentuk aslinya(bukan ukuran aslinya). Contoh hasilnya (lensa fix 50mm, f1,6):

NO editing, Just Resize

LENSA ZOOM / LENSA ZOOMING VARIO

Lensa jenis ini, tentunya sesuai dengan sebutannya adalah perbedaan dari lensa fix. Dimana lensa zooming ini memiliki fungsi zoom (memperbesar obyek). Jadi FG tak perlu lagi maju/mundur selama masih dalam jangkauan lensa yang digunakannya demi memperbesar obyek. Biasanya lensa jenis ini sudah bawa’an satu paket dengan pembelian camera DSLR yang standart. Lensa Zoom sekarang memiliki 18mm sudut pandang terlebarnya dan pembesaran 200mm. Akan tetapi banyak lensa jenis ini di pasaran dg berbagai size (18-55mm, 18-135mm, 18-200mm, dsb).Jadi biasanya FG menyebutnya lensa “Sapu jagad” yang artinya, bisa digunakan dalam segala medan. Lensa jenis ini biasanya digunakan untuk pemotretan Documentasi,dsb.  Karena sangat mudah untuk mengejar moment acara. Contoh dari lensa 18-200mm, cekidot:

Contoh hasil lensa 18-200mm, No Editing just resize 😀

LENSA WIDE

Lensa yang memiliki sudut pandang lebih dari 45°, lensa jenis ini cenderung mengecilkan obyek namun meluaskan sudut pandang. Karena memiliki sudut pandang yang luas, jadi sering digunakan untuk pemotretan Cityscape, Landscape, Interior ataupun Eksterior. Dimana kekurangan lensa ini memiliki distorsi yang lumayan tinggi, jadi tidak disarankan untuk memotret model secara close-up yang nantinya di hasil akan terkesan lebih gendut. Lensa Wide biasanya memiliki dimensi/size:

  •  11-16mm f/2.8 DX
  •  10-20mm f/3.5 EX DC HSM
  •  10-22mm f/3.5-4.5 USM
  •  10-24mm f/3.5-4.5 DX

Contohnya sebagai berikut, kawan:

No Editing, just resize+watermark 😀

LENSA TELE

Lensa tele, jenis lensa yang memiliki kemampuan cenderung mempersempit sudut pandang namun mendekatkan obyek atau juga bisa dikatakan memperbesar obyek. Dipasaran biasanya memiliki size (70-200mm, 70-250mm, 70-300mm, dsb), lebih sering digunakan untuk mengejar moment pertandingan sepak bola, balap motor, satwa liar,dsb. Contoh tele 70-200mm, cekidot:

Editingnya cuma ngasih hiasanya dipojok, over all asli no editing 😀

LENSA MACRO

Lensa macro, biasanya digunakan untuk memotret benda yang kecil. sesuai dengan namanya, macro pastinya dikhususkan untuk benda-benda kecil. Karena lensa macro memiliki kemampuan lebih dalam pembesaran obyek, dibandingkan lensa-lensa diatas tadi. Misal untuk memotret serangga, lensa ini mampu memunculkan detailnya tekstur tubuh dari serangga tadi. Untuk contoh hasil mohon Maaf, PB tidak punya. Kalau mau nyomot dari Google, soal Photografy itu sensitif banget, kawan…hehehee!! *Maklum jenis lensa macro jarang kepakai, menurut kebutuhan pribadi PB 😀

LENSA FISH EYE

Lensa fish eye ini, mempunyai kemampuan hampir mirip dengan mata ikan. Jadi makanya dinamakan fish eye, kemampuan yang memiliki sudut pandang 180º. Cara kerjanya hampir sama dengan lensa jenis wide, namun fish eye ini lebih melebar bangets sampai 180º dan tingkat distorsinya sangat tinggi. Namun lensa ini memiliki keunikan tersendiri, bahkan lebih artistik. Untuk contoh hasil mohon Maaf, PB tidak punya. Kalau mau nyomot dari Google, soal Photografy itu sensitif banget, kawan…hehehee!! *Maklum jenis lensa fish eye mahal harganya buat kantong PB anak kost macam gini dan jarang kepakai 😀

Sekian dulu ya, kawan!! Untuk jenis lensa dan kegunaannya, monggo para kawan-kawan yang lebih senior mohon menambahkannya dikomentar ya. Bukan maksud bikin artikel begini PB merasa master/pinter, tapi untuk membuka jalan berbagi. Saling sharing dan melengkapi ilmu, kawan!! Silahkan, ditunggu masukannya yang lainya 😀

“THANKS YOU”

Artikel Khusus 17+

Hahahaa..jangan terlalu PIKTOR SUBARJO konon kata kawan. Ini artikel ringan saja kok, daripada sayang di DEL mending buatin artikel ringan saja. Soale numpung di Hardisc, banyak banget kawan. Masa-masa saat masih getol-getolnya mainan camera sama Community Photografy dulu kala.

Ayo perhatikan satu-satu, siapa tahu ada yang nancep diHati. Monggo di save ya, bebas kok. PB tidak terlalu mengikat soal photo ini, mau dipakai DP BB atau yang lainnya, silahkan saja. Asal resiko tanggung pendowndload, hehehe..(Maklum, kawan ala kadarnya. Lagi males editing+memang masih belajaran, so hasilnya ala kadarnya saja) Monggo silahkan dinikmati 😀

Diambil saat PB casting SPG dulu 😀

Masih sama, hasil dari casting dulu 😀

Di Kebun Bibit II, Surabaya

Sutos – Surabaya

Masih sama, hasil dari Nyutos-Surabaya 😀

Di salah satu Villa Trawas, waktu itu 😀

Masih hasil dari Trawas waktu itu, hehehe 😀

Main ari yukkkssss 😀

Surabaya cuacanya gerah,kawan 😀

Yang ginian memang bikin semangat 😀

Manis nan imoed 😀

Saat di Pacuan Kuda Kenjeran – Surabaya saat itu

Saat jalan-jalan di Kota Jember-Jatim, kawan 😀

Saat di Delta plaza waktu itu, dech….

Masih di Delta juga, kawan 😀

Jauh-jauh dari Lombok, datang keSurabaya minta diPotoin loch.. 😀

Ketika Pabrik Soda-SDA masih berdiri tegar… 😀

Di Lab, mana gitu loch 😀

Itu dulu kawan ya, sebetulnya masih banyak lagi. Takutnya malah bosen, kawan semua ntar. Hehehehe…Tunggu edisi berikutnya yach, semoga masih ada DVDnya untuk nyimpan file-file ini. Monggo, silahkan di koment..hehehehe 😀

Istilah-istilah Dalam Dunia Photography

Loch, tiba-tiba kok PB lagi mbahas soal photography kenapa? Hehehe, kebetulan ada yang tanya tadi ke PB.

So dipikir-pikir buatin artikel saja kali ya? Mohon maaf sebelumnya, kali saja ada yang sudah mahir mohon bantuannya koreksi. Diartikel ini akan PB jelasin, beberapa soal istilah yang pernah PB alami ketika masih getol-getolnya mainan camera hasil beli sendiri, bukan hasil merengek orang tua loch. Hehehee…Monggo cekidot, kawan:

ISO : singkatan dari International Standart Organization, yaitu badan yang berwenang memberikan satuan untuk film di dunia photografy. Atau dulu waktunya masih zaman pakai camera film, biasa orang menyebutnya ASA.

AF : Auto Focus, dimana camera secara otomatis mencari titik focus si obyek tanpa harus memutar-mutar gelang pencari focus manual(biasanya di lensa camera jenis DSLR, SLR, Miroles)

DIAPHRAGM : Atau disebut Diafragma, yaitu lubang masuknya cahaya ketika sedang memotret suatu obyek. Serta kadang lebih familiernya disebut Buka’an.

MACRO : Biasa disebut Makro, Pengertian makro dalam fotografi adalah saran untuk pemotretan jarak dekat. Fotografi makro akan menghasilkan rekaman objek(pada film) yang sama besar dengan objek aslinya (1:1), atau paling tidak setengah besar objek aslinya (1:2). Namun, lensa zoom yang mempunyai fasilitas menghasilkan rekaman objek seperempat besar benda aslinya (1:4) juga sudah bisa dikatakan makro.

BLITZ : Lampu kilat camera atau flashgun, yang gunannya untuk memberikan tambahan cahaya ketika memotret obyek di tempat yang kurang cahaya atau gelap.

FLASH : Lampu kilat, hampir sama dengan Blitz tadi yang bisa diatur-atur sesua kebutuhan saat nyalanya.

DSLR : Digital Single Lens Reflex, sama seperti SLR namun jika SLR biasa sebutan untuk yang masih memakai film negatif/klise.

Itu dulu mungkin yang perlu dijelaskan kali ya, soale kalau ditulis semuanya puanjang banget. Hehehe, so ditulis yang inti-inti saja. Kalau ada kawan yang mau tanya tentang istilah lainnya, monggo tinggalkan komentar dibawah. Semoga PB bisa menjawabnya dengan benar.

Seriuskah Yamaha menggelontorkan Moge-Mogenya?

Sudah lama sebenarnya TPT ini nangkring di berkas permohonan, terhitung sudah sejak per tgl.12-06-2013. Namun PB belum tahu pasti, apa produk ini sebenarnya ya? YIMM telah mengajukan berkas 2 sekaligus sebagai berikut:

Itu TPTnya, sudah lama nangkring berstatus proses(kuning) 😀

Kalau di Cari di google, kode SJ091 & SJ092 ini adalah skutik gambot milik Yamaha. Coba ini hasil googling PB dengan mengetikan kode TPT diatas tersebut tadi:

Yamaha T-Max

Hasil Googling PB pun diperkuat oleh artikel wak haji si juragan TPT disini. Kalau memang benar adanya ini adalah TPT Yamaha T-Max, yang PB herankan banyak amat ya kubikasi gambot Yamaha yang di masukan?

Yang jadi pertanyaan PB jauh didalam lubuk hati yang paling dalam sana, mungkinkah Yamaha menelorkan Moge-Mogenya ke Tanah air Indonesia tercinta ini dalam waktu dekat? Atau hanya saja lagi-lagi untuk display di beberapa main dealernya saja? PB juga pernah menulis TPT moge Yamaha yang juga bahkan sudah berstatus hijau ” selesai ” diartikel sini dan sini. Ya walau pada aslinya Moge-Moge ini sudah bukan barang baru lagi, istilahnya nggak pakai riset sudah tinggal masukin aja ke Indonesia. Namun apa iya, seserius ini Yamaha menggelontorkan Mogenya dalam waktu dekat? Ada kawan-kawan yang pada ngerti? Monggo dikoment ya… heheh 😀

Indonesia ku tercinta, sedang galau!!

Indonesia sedang galau, kok bisa begitu? Iya jelas dong, BBM mau naik kan seperti biasa pastinya terjadi crowded disana-sini. Demo terjadi untuk menolak adanya kenaikan harga BBM yang sudah ada, mahasiswa-mahasiswi dari berbagai perwakilan Perguruan Tinggi di berbagai daerah sedang getol-getolnya untuk memperjuangkan penolakan harga BBM. Itu sudah menjadi perhatian khusus tentunya, acces kemana-mana sering macet. Kerusuhan antara pendemo vs aparat keamanan selalu menghiasi berbagai media.

Hemsss, ironis benar dampak kenaikan BBM. Belum juga resmi naik, harga-harga kebutuhan pokok sudah mulai start melambung untuk menaikan diri secara tiba-tiba. Ongkos angkotan umum sudah menaik secara tidak resmi dibeberapa titik, yang menyebabkan justru sangat menderitanya para ekonomi bawah.

Ironis benar memang keadaan Indonesia di saat-saat akan adanya kenaikan BBM, semua pasti ikutan crowded. Nanti kalau BBM sudah naik, pastinya tentunya ada crowded lagi soal tuntutan kenaikan UMK kerja diberbagai daerah. Itu sudah lazim untuk efek kedepannya setelah BBM resmi naik.

Demo terjadi dimana-mana

Sungguh prihatin sekali, sebagai warga Indonesia. PB sebagai Biker tentunya sangat kena dampak kenaikan BBM juga, apalagi bisa dibilang PB masih sangat dalam keadaan ekonomi sangat rendah (anak kost,euy). Alesan pemerintah untuk menaikan BBM untuk mensubsidi agar tepat sasaran, tapi nantinya pastinya ya omong kosong lagi. Dikorupsi dan sebagainya, akhirnya lagi-lagi yang kaya semakin kaya-yang miskin semakin miskin. Hemsss, prihatin sekali…. (^_^)