Daily Archives: 22 June 2013

Tempat Nongkrong asyik dan murmer

PB bingung mau kemana, malam minggu kok cuma diem di kamar kost saja kan gak asyik. Akhirnya buka BB yang bukan barang bukti, lihat group sana-sini. Kok pada sepi ya, akhirnya coba sentil group whatsapp Bikers, ternyata ada yang merespon. Alhasil terjadi sedikit transaksi deh, untuk nongkrong malam ini kemana enaknya.

Setelah sepakat, lalu kopdar di tikum(titik kumpul) sebentar, ±15menit. Lalu meluncurlah ke pinggiran kota Surabaya, dimana lebih tepatnya di daerah Lontar(biasa orang menyebut, Surabaya Coret). Jurusan mengarah ke kota tetangga, yaitu dekat dengan kota Gresik. Ternyata disono ada warkop (waroeng Kopi) yang biasa orang Surabaya menyebutnya GIRAS.

Menunya memang sederhana, namanya juga WarKop… 😀

Nama warkopnya adalah “Telong Ceret” yang artinya, tiga ceret/teko yang terbuat dari besi. Yang bikin asyik itu, warung ini pertama luas parkirnya dan bebas biaya parkir. Serta yang paling asyik, ada fasilitas Wi-Finya. Tentunya sangat asyik untuk nongkrong, apalagi di dukung dengan banyaknya colok’an listrik untuk mengisi daya. Jadi tak perlu bingung, ketika asyik berselancar tiba-tiba kehabisan daya batrei gadged.

Tuh, BBMan asyik dg Wi-Fi sampai melongooooo’ :mrgreen:

Walau ber-WiFi macam resto kelas mahal, namun menunya yang dijual berharga sangat cocok dengan kantong anak kost macam PB. Dengan menu Kopi, Teh hangat, dsb. berkisaran antara Rp 3.000,-an saja. Jadi sangat cocok banget nih, buat nongkrong macam kawan-kawan Blogger yang doyan OnLine. Silahkan merapat kesana, posisi ada di Jl. Lidah Kulon, Lakarsantri, Surabaya (sebelah baratnya dikit SMA Negeri 13 Surabaya) berada disebelah selatan jalan. Gampang kok, mencarinya karena berada di samping jalur utama Surabaya-Gresik via Jl.Wiyung-SBY(jalur selatan).

Jangan tersinggung soal No. Resi pengiriman

PB mau curhat sedikit nih, ada teman yang masih tersinggung ketika ditanya soal no. resi pengiriman. Ceritanya PB kan baru beli barang dia(temen PB), posisi temen PB ini ada diJKT. Semalam PB sudah transfer sebesar Rp.500.000,- untuk pembelian barang tersebut. Nah, sore ini ±pk.16.00wib PB BBM temen yang kemarin baru dibeli barangnya. Kemarin kan dia Janji, besok pagi langsung tak kirim. Okeylah kalau begitu, PB pun juga menunggu no. resinya. Namun ketika BBM malah temen PB seolah-olah tersinggung, dengan hasil chat sebagai berikut:

Nih, hasil chatnya…. (-___-“)

Nah loo kan, malah seolah-olah tersinggung. Dikiranya PB ndak percaya sama dia, ini yang kadang aneh kalau transaksi sama orang yang gak pernah JUBEL On Line. Sebenarnya begini kalau menurut  PB, soal no. resi pengiriman itu (pengalaman PB sebagai pembeli, juga pernah jadi penjual juga) pentingnya no.resi adalah sebagai berikut:

  • Pertama untuk memantau posisi barang sudah dimana, ketika bertanya operator ekspedisi. Atau dapat mengeceknya lewat WEB resminya ekspedisi.
  • Kalau diSurabaya sebut saja JNE, kantor perwakilannya buka 24jam. Jadi ketika kita tahu no resinya, bisa diambil walau hari minggu sekalipun. Karena kelama’an kalau harus nunggu jam kerja/senin dst. Dan harus menunggu sampai diantar keAlamat (Misal barang urgent)
  • Kalau penjual memang belum kenal, no. resi bisa sebagai jaminan kepada pembeli kalau si penjual tidak menipu. Memang ini kewajiban penjual juga untuk memberikan no.resi pengiriman kepada pembeli (tanpa harus ditanya, harusnya sudah langsung diSMS/BBMkan no.resi pengiriman tersebut kepada pembeli).

Menurut PB yang pernah/sering melakukan transaksi Online adalah begitu. PB nggak cuma menjadi pembeli saja, PB juga beberapa kali menjadi penjual. Bukan soal uang dibalikin atau tidak, sepertinya kita sebagai pembeli telah lebih mengharapkan barang itu yang datang (karena sudah terlanjur merogoh kocek yang tak sedikit, demi barang yang di inginkan).

Begitulah kira-kira yang PB alami dan rasakan, menurut kawan gimana? Siapa yang mau memberi tambahan pengalaman soal JUBEL macam beginian? Ayo share pengalamannya lewat komentnya ya,kawan!! Terimakasih 😀