Daily Archives: 29 January 2014

Yamaha GT 125, kurang apa coba??

Kemarin tgl.25 Januari 2014, PB berkesempatan mendapat undangan untuk mencoba Yamaha GT 125 buat keliling di Kota Surabaya (artikel di Sini). Karena memang tidak bisa memaksimalkan dalam mengetestnya, jadi mohon maaf tidak bisa mengulas lebih banyak selain hanya menengok fitur-fitur yang nampol di Yamaha GT 125 ini. Misal untuk mengulas seberapa iritnya BBM, berapa Top Speednya,dsb. Sudah pasti tidak bisa PB lakukan, sesuai dalam artikel kemarin šŸ˜€

Yamaha GT 125 tampak depan (Eagle Eye_nya nampak jelas)

Menurut PB Yamaha GT 125 ini memang benar-benar penyempurnaan dari Yamaha Xeon series sebelumnya, walau saat ini yang di tonjolkan lebih ke GT 125. Namun tidak dipungkiri kalau Yamaha GT 125 ini memang dibangun dari cikal-bakal Yamaha Xeon series. Karena yang kurang dari Xeon RC & serie sebelumnya, kini semua ada di GT 125. Mulai dari design lampu, sudah menggunakan Ā design dasar lampunya Soul GT(mirip dengan nuansa mobil camaro).

Speedometernye enak dipandang, panel indikatornya jelas.

Fitur keselamatan seperti “SMART STANDĀ SWITCH” dimanaĀ Mematikan mesin secara otomatis saat standarĀ samping diturunkan. Dilengkapi lampu indikator yangĀ berkedip saat fitur ini diaktifkan. Untuk sektor belakang ada ”Ā SPORTS CAR TAILĀ LAMP” modelĀ Sporty dan Modern dengan efekĀ Smoked Lens, cahaya lebih jelas terlihatĀ namun tidak menyilaukan. Serta “BIG BIKE MUFFLER” yang terinspirasi matic mogenya Yamaha T-Max, jadi lebih terlihat elegant.

SPORTS CAR TAIL LAMP & BIG BIKE MUFFLER

Serta tak ketinggalan adanya “SMART LOCKĀ SYSTEM” yang istilahnya lebih familier dengan nama hand rem, dimanaĀ Mudah dan Praktis untuk mengunci rem saatĀ parkir ditanjakan dan hanya perlu satu jari untukĀ mengaktifkannya. Lalu bagasi dibawah jok lumayan besar juga, bisa menelan helm half face (kalau fuel face tidak muat).

SMART LOCK SYSTEM & BIG BAGASI

Untuk fitur-fitur yang tertancap di GT 125 ini menurut PB sangatlah menarik untuk digunakan harian, karena terhitung sangat lengkap dan fungsional. Namun ada Minusnya menurut PB, entah beneran atau cuma perasaan PB yang salah. Soal akselerasi kok PB rasa malah seperti lemot, padahal kubikasi 125cc. Bila dibandingkan dengan Yamaha X-Ride(karena pas acara kemarin, sempat dikasih test ride Yamaha X-Ride juga) padahal kubikasi Yamaha X-Ride hanya 110cc. Namun PB merasakan kalau tarikan akselerasi Yamaha X-Ride lebih reponsif bila dibandingkan dengan GT 125 ini. :mrgreen:

Sedangkan sektor mesin, sepertinya tidak jauh beda dengan Yamaha Xeon RC hanya saja GT 125 sudah menggunakan teknologi YMJET-FI. Berikut ini detail dari spesifikasi Yamaha GT 125, adalah sebagai berikut:

DIMENSI
P X L X T 1.855 mm X 700 mm X 1.070 mm
JARAK SUMBU RODA 1.265 mm
JARAK TERENDAH KE TANAH 135 mm
TINGGI TEMPAT DUDUK 760 mm
BERAT ISI 101 kg
KAPASITAS TANGKI BENSIN 3,8 liter
MESIN
TIPE MESIN 4 Langkah, 2 Valve SOHC, Berpendingin Cairan
JUMLAH / POSISI SILINDER Silinder Tunggal / Mendatar
DIAMETER X LANGKAH 52,4 X 57,9 mm
PERBANDINGAN KOMPRESI 10,9 : 1
DAYA MAKSIMUM 11,4 PS (8,4 kW) / 9.000 rpm
TORSI MAKSIMUM 10,4 N.m (1,06 kgf) / 6.500 rpm
SISTEM STARTER Electric Starter dan Kick Starter
SISTEM PELUMASAN Basah
KAPASITAS OLI MESIN 0,9 Liter / Perawatan Berkala : 0,8 Liter
SISTEM BAHAN BAKAR (Fuel Injection System) YMJET-FI
TIPE KOPLING Kering, Kopling Sentrifugal
TIPE TRANSMISI V-belt Otomatis
POLA PENGOPERASIAN TRANSMISI Otomatis

Itulah kesan dan pesan yang bisa PB sampaikan soal produk terbaru Yamaha GT 125, karena hanya bisa menikmati secara terbatas. Jadinya penjelasan dan ulasannya hanya bisa sampai sejauh ini saja, mungkin jika suatu saat nanti ada kesempatan “Pinjem Pakai” untuk beberapa hari macam blogger kondang. Mungkin PB bisa mengeksplore lebih jauh soal seluk-beluk si GT 125 ini, semoga artikel ini bisa menginspirasi šŸ˜† šŸ˜€ šŸ™‚ Terimakasih.