Benarkah Shutter Count Kamera DSLR hanya mampu 100.000 – 150.000 klik saja??

Sudah menyebar dan memang betul adanya, jika kamera DSLR itu tergantung sama shutter count. Apalagi kalau saat kita membeli kamera DSLR 2nd(bekas), pastilah was-was soal keadaan sudah berapa banyak shutter count kamera yang mau dibeli itu. Selama ini sudah menjadi sebuah mitos, jika kamera DSLR hanya memiliki 100.000klik saja(untuk kelas low entry) sedangkan 150.000klik(untuk kamera midle – highend entry level). Tepatkah patokan itu semua?? Yuks..mari diskusi dibawah ini😉

Pict from : Google.co.id

Kalau dibilang betul, ya ada betulnya juga mitos itu. Namun kalau dibilang salah, ya ada pula salah. Nah loe, semakin pusing kan??

Begini kawan, sebenarnya soal shutter count itu jika di dalam dunia otomotif adalah hampir sama dengan part yang bernama shockbreaker. Misal saja pabrikan mengklaim ini shockbreaker mampu bertahan sampai 3 tahun(asalkan sesuai dengan syarat & ketentuan yang berlaku). Nah padahal kenyataanya kan tidak bisa begitu, ada yang dipakai sewajarnya saja. Namun tak jarang pula dipakai untuk muatan yang lebih, alhasil nggak sampai 2 tahun itu shockbreaker sudah jebol. Kejadian pada shutter count kamera juga begitu adanya, kalau keseringan dipakai untuk muatan berat & jarang terawat mungkin saja nggak sampai 100.000klik juga sudah jebol / rusak. Namun ada pula kejadian kawan PB sendiri, pemakai Canon 50D mampu mencapai 200.000klik masih bisa berjalan. Ini mungkin karena dia sangat menjaga kamera DSLRnya untuk menuju hal yang lebih baik..heheh:mrgreen:

Kesimpulannya:

Rajin-rajinlah dalam merawat kamera DSLR, seperti menyimpan dalam drybox. Jangan sampai jatuh/benturan,dsb. Yang bisa mengakibatkan kontak fisik terhadap kamera DSLR kita. Kalau untuk shutter count, hindari sesering mungkin untuk technik SS (Slow Speed) & Double shoot. Karena tindakan inilah yang bisa dikatakan dengan muatan berat, meskipun memang kamera DSLR tercipta untuk bisa disetting sesuai hati.

Bagaimana,kawan?? Masih penasaran, kira-kira berapa batas maksimal shutter count kamera DSLR kawan semua?? Silahkan kunjungi WEB http: //www.olegkikin.com/shutterlife/  disana ada beberapa tabel hasil percobaan, dimana ada beberapa merk mulai dari Kamera DSLR Sony, Canon, Nikon, Pentax,dsb. So dengan artikel ini, semoga tidak lagi takut sama dengan namanya batasan Shutter count… Terimakasih😉 “Keep Jepret selalu, maksimalkan yang ada di genggamanmu”😉

BONUS :

About PotretBikers

Saya blogger yang berkecimpung dengan dunia Otomotif, Gadget, Kuliner, Fotografi, dan Wisata. Jika berminat untuk kerja sama atau sekedar menghubungi, bisa invite BBM : 51809127 & WhatsApp : 081 290 2727 00

Posted on 3 April 2014, in Serba-Serbi Dunia Photography and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 59 Comments.

  1. nahhh ini… beneran to makanya jadi kepikiran mau pakai mirorless..🙄 http://goo.gl/ZfEGm2

  2. Kalo kamera saku gimana mas, apa ada batasannya juga ?? Trs untuk tahu bahwa sudah di pake berapa kali shoot gmn ?

  3. Dapet ilmu lagi nih….
    Mantap mas bro…

  4. hitunganku dulu sih, kalo misalnya make 1000 perbulan bisa untuk 100 bulan, 8 tahun:mrgreen: tapi tentu itu hitungan ngawur dan asal, karena kadang2 bisa lebih tapi sering kurang :v dan kayanya nggak sampe selama itu juga udah ganti😛

  5. Whahahaha, shuter count seperti momok gan,

    Tapi menurut ane. Kalo mau awet selain di rawat ya kudu di pake dengan kondisi bervariasi gan, seperti jam matic, daripada pake weilder. Mending di pake

    Lagian. Kalo punya kamera slr. Mending minimal sehari jepret 1-3 kali deh. Biar mekanismenya ga kaku walau udah di sinpen di dry box sih

    Ane sendiri dah pindah sony sih, jadi pake yg slt sama mirrorless

    Ga ada shuter count. Soalnya cerminya statis. Ga ngangkat, tapi ya itu terep aja ada yg namanya batas waktu pake parts. Ga cuma parts di mirror.

    Kalo di pake setiap hari, hati hati di jaga, sampe di rawat. Ane yakin. Sampe pingin ganti gear juga masih awet

  6. Kalau aq pakai analogi begini :
    – Sama dengan km (kilometer) motor. Jarak tempuhnya
    – Sama dengan counter pada printer.
    Jadi saat kita nge-print, entah baik atau jelek, entah mulus atau kriting
    di printernya itu sama saja counter printer sudah jalan. bahkan saat cleaning
    itu juga dihitung…

    Masalah jumlahnya yang bisa berlebih dari spek pabrik…belum pernah
    saya ngalami. Karena keburu mendapat ganti🙂

    Gitu kakak suhu😀
    #wusss…mblayu

  7. belum punya dslr mas😀

  8. punyaku canon 600d dipakai over, hari sabtu & minggu bs 500-700 jepret/hari bahkan bs lebih, kalau hari lain cm 50-150/hr, dah dipakai setahun lbh blm ada masalah.
    Alhamdulillah hasilnya bs cukup utk beli nasi + kerupuk, dll.

  9. Untung aku gak due DSLR😀
    btw, Botol’e asisten gede bgt yak #Kwaboooooooorrrrrr:mrgreen:
    http://tegean.wordpress.com/2014/04/03/inspirasi-motor-rakitan-ala-tentara/

  10. daripada ngitung jumlah klik, mending ngitung jumlah jerawat diwajahmya (bonuse), xixixiixixix…
    http://ulidblog.com/2014/04/03/pendapat-masyarakat-tentang-pelayanan-samsat/

  11. kebetulan ada kamera sejak 2005,alhamdulillah sampai sekarang masih bisa

  12. bahasan menarik juga nih, dl sempet beli slr second, waktu itu coba tanya2 tentang shooter count … . bingung dah … sy cari diinternet untuk cek, dapet, and ternyata shooter count nya masih rendah …. tenang deh … sampai saat ini slr masih normal ….
    ___________________________________________________________
    http://tokocetak.com/2011/05/05/urusan-cetak-semua-ada-disini-gratiss-design/

Silahkan Komentar Dan Nitip Jemuran juga boleh

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: