Technology lawas memang Superior, dan patut di acungi jempol

Saat ini memang semua pabrikan otomotif selalu berlomba-lomba untuk selalu mengembangkan technology dari hari ke hari semakin baru nan canggih, demi untuk menggaet konsumen lebih banyak. Serta memang sudah era technology baru, so semua pabrikan terus dituntut pasar untuk menjadi lebih baik dengan technology terbarunya. Yang akhirnya akan menjadikan lebih efisiensi dalam mengkonsumsi energi alam, semisal saja selalu mengedepankan iritnya melalui technology injeksi. Namun sebetulnya kalau menurut PB pribadi, technology lama/lawas itupun jangan pernah dilupakan atau dianggap enteng. Contoh saja kejadian berikut ini, membuktikan bahwa technology lawas lebih mumpuni juga😉

Honda GL series, memang menguasai bro…!!!😆 .

Nah…dari kejadian diatas itu memang para motor yang bertechnology baru justru harus bersedia di gendong oleh motor jadul. Kejadian ini memang sudah di bahas oleh kawan-kawan blogger sejak lama. Namun PB tergelitik saja untuk sedikit mencurahkan isi uneg-uneg, jika memang motor-motor dengan technology baru itu lebih menggiurkan karena efisiensi energi dan juga tentu saja lebih matching dan modis untuk dipakai saat ini. Namun dengan bukti di atas, Honda GL series yang mungkin keluaran tahun 90’an justu digdaya untuk menaklukan medan yang kejam.

Medan jalur ke wisata gunung Bromo itu memang sangat kejam, bahkan waktu tahun 2011’an. PB pernah kesana dengan menggunakan Mio Soul 2009, kalau bisa dibilang itu motor masih 3 tahunan. Serta tentunya terawat dengan baik, namun ketika dipakai kesana. Waktu turunan atau perjalanan pulang dari penanjakan, rem depan MioS milik PB blong. Untungnya tidak terjadi apa-apa, karena langsung menggunakan rem belakang. Alhasil sama mekanik yang memang ada dalam rombongan, langsung disiram pakai AMDK. Akhirnya normal kembali, hehee…(sedikit curcol). Kejadian diatas memang para ojekers yang ada di wisata Gunung Bromo, rata-rata menggunakan Honda GL series. Tentu saja meraka lebih piawai dalam menaklukan medan, daripada para wisatawan pengungjung yang kesana. Meskipun motor mereka lebih cesss, keluaran baru. Namun beda hasilnya, hehee….😉 Thanks, Semoga menghibur😀

About PotretBikers

Saya blogger yang berkecimpung dengan dunia Otomotif, Gadget, Kuliner, Fotografi, dan Wisata. Jika berminat untuk kerja sama atau sekedar menghubungi, bisa invite BBM : 51809127 & WhatsApp : 081 290 2727 00

Posted on 28 October 2014, in Artikel Ringan / Ndagel and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 45 Comments.

  1. Tehnologi bagus yg sekarang tapi material jauh unggul😀

  2. lokasi yg rekomended untuk belanja lensa disurabaya ya om?? maklum ane dri sulawesi, mau jlan ke sby. skalian nyari lensa untuk nikon

  3. DI kawasan gunung Papandayan juga motor GL ini menguasai medan bro…😀

  4. Klo masalah rem blong para ojeker di bromo minim banget pake rem bos, mereka maeng enjin break, lalu gir mereka juga di ganti alhasil lebih enteng menaklukan tanjakan, jd bkn karna teknologi lawas lebih bagus tp ya karna faktor skill n seting gir td yg berpengaruh

  5. padahal dulu ada istilah GL-pro itu “Genjot Langsung Protol”, tapi ternyata malah sebaliknya….:D

  6. kemarin juga kejadian rem cakaram blong pas turun dari sana, apa efek terlalu panas yaa??

    http://wongserut.wordpress.com/2014/10/28/apakah-sudah-saatnya-mereka-diperbolehkan-naik-motor/

  7. motor jadul emang juuoozzzz…..

  8. di gunung muria yo king
    nguoook…

Silahkan Komentar Dan Nitip Jemuran juga boleh

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: