Blog Archives

Ditinggal mudik, kost’an PB jadi lautan…

Sudah beberapa hari ini PB pulkam, a.k.a. Mudik untuk keperluan pribadi. Pulang berangkat hari minggu sore, tgl.15 Juni 2014 lalu, dan di Kota Blitar sana tinggal beberapa hari. Karena banyak yang di urusi, jadilah terpaksa harus lama-lama’an. Baru balik pada tgl.19 Juni 2014 dini hari, dalam perjalanan Blitar ke Surabaya. Sangat lancar, meskipun sempat turun hujan di beberapa area Malang. Namun tidak begitu deras, so dipikir biasa saja. Namun ternyata setiba dikost’an(daerah Sidoarjo, dekat Juanda) penampakannya sbb:

-Baca Selanjutnya kawan->

Kenapa GTR 170 kok nggak mau diajak berenang??

Kemarin, tepat hari Senin,tgl.25-November 2013 Surabaya dan sekitarnya dilanda Hujan badai. Hujan yang sangat deras ini, disertai dengan angin yang kencang. Sampai-sampai beberapa pesawat harus delay mendarat, dan hanya mengitari bandara untuk beberapa jam. Kebetulan si merah GTR 170 sore itu habis diambil dari beres, karena operasi pergantian kones komstir beberapa tempoe hari yang lalu.

Nggak bisa berenang, hemss…kenapa ya??

Waktu itu, sudah biasa kalau sehabis hujan deras begini ada beberapa titik di Surabaya dan sekitarnya yang mengalami banjir akut. Saat itu di area perum Tropodo, kebetulan rumah kawan PB ada disana. Karena tidak ada jalan lain akses kesana, selain jalanan yang tergenang air setinggi ±25cm itu jadi sasaran berenang si merah GTR 170 ini. Waktu itu asistent PB membawa si Mio S dengan di kendarai sendiri, namun malah ngacir di depan PB tanpa ada kendala. Nah, kebetulan si Minerva GTR 170 ini kan bisa dibilang posisinya mesin,dsb lebih jangkung daripada si Mio S tadi. Tapi waktu di tengah genangan air tadi, dia nggak mau jalan. Sepertinya selip CVT/apa gitu, pokoknya intinya gak mau jalan. Namun mesin tidak mengalami kendala akan mati/mbrebet gitu, nah kira-kira apanya ya kawan yang jadi masalah?? Ada kawan yang tahu, dan bisa menjelaskan?? Thanks You 😀