Blog Archives

Kenapa GTR 170 kok nggak mau diajak berenang??

Kemarin, tepat hari Senin,tgl.25-November 2013 Surabaya dan sekitarnya dilanda Hujan badai. Hujan yang sangat deras ini, disertai dengan angin yang kencang. Sampai-sampai beberapa pesawat harus delay mendarat, dan hanya mengitari bandara untuk beberapa jam. Kebetulan si merah GTR 170 sore itu habis diambil dari beres, karena operasi pergantian kones komstir beberapa tempoe hari yang lalu.

Nggak bisa berenang, hemss…kenapa ya??

Waktu itu, sudah biasa kalau sehabis hujan deras begini ada beberapa titik di Surabaya dan sekitarnya yang mengalami banjir akut. Saat itu di area perum Tropodo, kebetulan rumah kawan PB ada disana. Karena tidak ada jalan lain akses kesana, selain jalanan yang tergenang air setinggi ±25cm itu jadi sasaran berenang si merah GTR 170 ini. Waktu itu asistent PB membawa si Mio S dengan di kendarai sendiri, namun malah ngacir di depan PB tanpa ada kendala. Nah, kebetulan si Minerva GTR 170 ini kan bisa dibilang posisinya mesin,dsb lebih jangkung daripada si Mio S tadi. Tapi waktu di tengah genangan air tadi, dia nggak mau jalan. Sepertinya selip CVT/apa gitu, pokoknya intinya gak mau jalan. Namun mesin tidak mengalami kendala akan mati/mbrebet gitu, nah kira-kira apanya ya kawan yang jadi masalah?? Ada kawan yang tahu, dan bisa menjelaskan?? Thanks You 😀

180km dengan Minerva GTR 170

Beberapa hari belakangan ini, PB sering jalan-jalan keluar kota. Tapi tidak sekedar jalan-jalan saja tentunya, pasti ada tujuan tertentu yang lebih penting dari sekedar uang. Nah, kebetulan kemarin berkesempatan menggunakan Motor matic Gambot produk milik Minerva. Yaitu GTR 170, dimana matic gambot yang bernuansa Sport. Artinya tidak pure berbentuk matic pada umumnya.

Ini GTR 170 yang dipakai PB jalan-jalan kemarin 😀

Dengan route Surabaya – Blitar (pesisir selatan) ±180km sekali jalan. Motor ini terbilang bukan motor baru, tapi PB yakin diseluruh Jawa Timur pasti jarang penggunanya. Tentunya tidak ada salahnya kalau PB sedikit menceritakan opini pribadi soal motor matic Gambot GTR 170 ini. Yuk simak, opini pribadi PB tentang Matic 170cc ini:

  • Tarikan awal memang agak berat, tidak selincah matic jepang pada umumnya.
  • Namun ketika kecepatan sudah 30km/jam ke Atas, tenaganya baru kelihatan cepet banget ngail high speed / 100km/jam.
  • Untuk high speed motor ini terhitung sangat stabil (tidak limbung), mungkin karena efek body gambotnya.
  • Tempat duduk sangat nyaman, karena lebar sekali.
  • Posisi handle stang kemudi, sangat nyaman dan nyantai (cocok untuk perjalanan jauh).
  • Walau terbilang 170cc, ternyata tidak gampang haus Premium. Terbukti dengan tempuh 180km, hanya menghabiskan ±4,5 liter saja. (dengan perhitungan fuel tank, to fuel tank).

Bentuk utuh, GTR 170 diPotret di Dealer_nya.

Itulah sedikit kesan PB ketika berkesempatan jalan-jalan dengan produknya Minerva, yang bernama GTR 170. Motor matic gambot bernuansa Sport, dengan banderol Rp.21.000.000,- ini lumayan untuk yang banyak duit dan ingin memiliki sesuatu yang langka serta berbeda. Hanya saja, yang jadi kekhawatiran untuk beli produk Minerva ini adalah suku cadangnya yang sulit didapat. Sedikit-dikit pakai inden dulu, walhasil kalau ada kerusakan jadi lebih banyak menunggu (Motor ngangkrak dirumah). Monggo kawan kalau ada yang menambahi opini pribadinya, terimakasih.. 😀